Arsip Blog

Desain Kartu Nama #3 (SVG)

Bismillahirrahmanirrahim.

Kartu nama yang saya contek kali ini adalah salah satu karya yang dimuat di http://www.1stwebdesigner.com/tutorials/55-business-cards-tutorials-free-psd juga. Saya pilih ini karena tampak mudah ditiru.

Karya Asli

businesscardstuts55

Desain Saya

resized_kartu-nama-contekan-c-render

Saya tidak bisa meniru persis presentasinya apalagi tekstur latar belakangnya. Usaha saya hanya mencari tekstur kayu ini dari http://freestocktextures.com/download/jpg/587. Demikianlah apa adanya.

Depan:

kartu-nama-contekan-c-depan

Belakang:

kartu-nama-contekan-c-belakang

Modifikasi dengan cahaya:

resized_kartu-nama-contekan-c-render-bercahaya

Saya bereksperimen memberikan pinggiran garis putih 1 piksel di kedua lembar kartu, supaya terkesan sedikit timbul. Garis-garis itu saya blur kemudian. Tak lupa saya beri refleksi cahaya halus di bagian atasnya tiap kartu. Refleksi cahaya begini cukup dibuat dengan brush tool, dengan opacity dikecilkan.

Unduh

SVG dan XCF: http://www.mediafire.com/download/s68j63yu67g00s5/kartu-nama-contekan-c-render.xcf-svg.zip
Ukuran: 7 MB

Desain Mockup Web #2 (Menerapkan Tutorial Photoshop dari Tutsplus.com)

Bismillahirrahmanirrahim.

Setelah penerapan tutorial pertama kemarin dalam hal website mockup design (yang natif Inkscape), saya beralih total ke tutorial yang sama yang memakai Photoshop. Mengapa saya memilih tutorial berbasis Photoshop? Simpel, karena pasti lebih banyak dan lebih bagus kualitasnya. Tak ayal, banyak desain bagus yang saya dapatkan setelah googling pas beserta tutorialnya. Desain mockup ini saya buat dengan Inkscape (basisnya vektor) untuk menerapkan tutorial Photoshop (basisnya bitmap) dengan alamat http://psd.tutsplus.com/tutorials/interface-tutorials/how-a-simple-layout-can-be-mixed-n-matched-with-patterns-photos-and-backgrounds/. Alhamdulillah, ternyata cukup mudah bahkan mudah sekali. Saya menerapkan pencontekan selama ini sambil mengukur level kesulitannya, dan kebetulan tutorial ini (meski tampaknya panjang), sangat mudah diterapkan di Inkscape. Anda pun bisa menerapkannya untuk mencari nafkah memakai Inkscape.

 

Desain Asli

mockup-asli-tutspluscom-photoshop

 

Desain Saya

resized_resized_mockup-website-keduaku

 

Keterangan Desain

  • Fonta header: Rockwell (gratis)
  • Fonta body: Liberation Sans (tutorial asli memakai Helvetica (berbayar) dan Arial)
  • Memakai drop shadow: tidak
  • Level kesulitan: mudah

Komentar

Tidak saya sangka, ternyata mudah membuat mockup jika ada tutorial. Sebetulnya feeling saya ada pada desktop UI mockup, bukan web. Tetapi melihat betapa bagusnya mockup-mockup yang dibuat pakai Photoshop (saya unduh kemarin malam), saya jadi semangat. Tentu Anda bisa mengunduh SVG seperti biasanya untuk Anda ubah desain saya ini sesuai keperluan. Desain ini masih satu dari sekian desain yang dibuat dalam tutorial aslinya. Sementara, saya sudah puas dengan desain ini. Dan masih sangat banyak dari apa yang saya unduh kemarin, desain bagus yang menunggu untuk diterapkan. Semoga yang saya buat ini bermanfaat untuk kaum muslimin semuanya.

Unduh Desain

SVGhttp://otodidak.freeserver.me/svg/mockup-website-keduaku.svg.zip (1 MB)

Desain Food Photography dan Eksplorasi Tipografi #2


Bismillahirrahim.

Tadi saya membuat kover sederhana model Ubuntu FCM atau .BlendMagz yang formatnya landscape. Sekarang saya buat dari kue cream pie cokelat yang lain (stok foto kue lain masih sisa banyak) sebuah kover majalah yang saya impikan sejak lama untuk membuatnya. Tentulah saya tidak mengimajinasikannya sendirian. Layout saya contek dari majalah Photoshop User yang saya temukan dari Google Plus juga. Kalau saya disuruh mengimajinasikan sendiri, tentu saya belum mampu. Inilah keuntungannya mencontek desain (baca: shortcut). Desain ini sudah meninggalkan model presentasi karena layout-nya portrait bukan lagi landscape.

 

Inspirasi Desain

Saya langsung menangkap teks Photoshop putih besarnya yang sederhana tapi keren banget, lalu langsung saya unduh. Kebetulan tidak ada gambar makhluk bernyawanya. Cantik sekali kover ini. Teks Photoshop yang bertipografi demikian yang saya suka. Pas mengunduh, saya ada cita-cita untuk menconteknya. Ternyata baru sekarang keturutan. Sumber gambar majalah ini adalah https://plus.google.com/+JayPatel/posts/gF3vvmxTLhf.

Photoshop User

 

Desain Kover Majalah Chocolateberry Sweet

Terima kasih untuk para desainer Photoshop. Saya jadi tidak susah-susah belajar desain kover majalah. Ini semua dihasilkan dengan Inkscape kecuali gambar strawberry chocolate cream pie-nya. Sumber gambarnya http://www.foodlve.com/pictures/strawberry-and-chocolate-cream-pie-14331433.jpg. Tentu sajalah majalah ini tidak ada, ini hanya imajinasi saya.

resized_resized_kover-majalah-coba-chocolateberry 

Di luar perkiraan saya, ternyata fonta League Gothic adalah jawaban untuk teks judul Photoshop yang selama ini saya ingin tiru. Ah, mudahnya. Mirip sekali fonta ini. Walau tidak sama dan saya tidak tahu fonta apa yang dipakai pada judul majalah Photoshop User, tetapi setidaknya fonta ini saya sudah memangkas waktu untuk gugling. Akhirnya saya tidak perlu susah membuat judul Chocolateberry dan menyesuaikan ukurannya. Berikut ini saya cantumkan spesifikasi desain ini:

  • Judul Chocolateberry: League Gothic
  • Judul SWEET: Riesling
  • Subjudul di bawah judul Chocolateberry: League Gothic
  • Rubrik CREATIVE ORNAMENTING: Coolvetica
  • Penjelasan rubrik: District Pro
  • Header: Mukti Narrow (bawaan Ubuntu)
  • Judul STRAWBERRY: REVOLUTION
  • Keterangan barkode: Sawasdee (bawaan Ubuntu)

Terlihat memang ada beberapa fonta baru yang belum saya ulas di posting sebelumnya. Tak mengapa, namanya juga mencoba. Mengenai nama majalah ini, awalnya saya beri nama Chocoberry tetapi kurang menutup secara horizontal. Akhirnya saya tambah jadi Chocolateberry walau sebenarnya kepanjangan tetapi demi menghemat waktu, apa boleh buat. Hasilnya jelaslah masih lebih bagus dan rapi milik majalah Photoshop User. Efek drop shadow juga masih lebih intens milik Photoshop User. Yup, ini proses dan ada waktunya sendiri untuk menyentuh ranah profesional. Nanti.

 

Unduh Desain

Ukuran: 400 KB
Tautan: http://www.mediafire.com/download/q6gh7nv1zc6vay1/kover-majalah-coba-04.svg

Inspirasi Desain Grafis Keren #1

Bismillahirrahmanirrahim.

Saya sudah tidak tahan lagi 🙂 Menyikapi sepinya komunitas Linux se-Indonesia, mending kita berbuat sesuatu. Yap, saya ingin berbagi apa yang saya temukan di Noteandpoint. Presentasi-presentasi yang sangat cantik saya temukan satu per satu. Ini semua bisa jadi bahan untuk poster dan pamflet, karena fleksibilitas desainnya. Apa gunanya? Ya sebagai inspirasi bagi pengguna Inkscape (gratisan) agar belajar dari yang lebih tua (CorelDRAW dan Photoshop). Luar biasa bagus desainnya. Saya akan memulai berburu inspirasi-inspirasi seperti ini mulai hari ini. Nantikan posting Inspirasi Desain Grafis Keren #selanjutnya. 

Desain Berjudul The Power Of Social Influence

Komentar: saya dahulukan ini karena presentasi inilah yang paling keren kontennya. Lihat saja kesederhanaan dan konsep + yang dipakai. Paduan warna yang minim dan sederhana malah menguatkan kesannya. Presentasi ini sudah saya contek salah satu halamannya di sini.

salindiacantik9

salindiacantik8

salindiacantik7

salindiacantik6

salindiacantik5

salindiacantik010

Desain Berjudul 8 Minutes

Komentar: saya mengunduh ini dari Noteandpoint karena sederhananya. Dia punya emphasizing. Sangat kuat dan less distractions! Ini yang sedang saya cari-cari dan saya suka sekali karena hanya teks. Fonta yang didempetkan sangat enak dilihat. Ingin rasanya segera menconteknya 🙂

salindiacantik1

salindiacantik2

Desain Berjudul Design & UX in An Agile Process

Komentar: saya unduh karena pewarnaan latar belakang dan kesederhanaan teksnya. Mirip 8 Minute tetapi ciri khas fontanya beda.

salindiacantik4

Desain Berjudul Re-branding teachers

Komentar: saya unduh karena dia custom teks dengan gaya yang tak pernah saya lihat di dunia ini. Dan dia masukkan itu dalam kesedehanaan serta emphasizing. Menarik sekali.

salindiacantik3

Semoga tiap perburuan saya bisa menghasilkan posting seperti ini lagi. Yup, tentulah setiap seniman Inkscape butuh inspirasi dari yang lebih tua 🙂 Itu yang sewajarnya. Semoga menginspirasi.